Jumat, 02 Juli 2021

Kerapian berbahasa berkolerasi dengan kecermatan penalaran

Bahasa Indonesia merupakan Bahasa resmi yang digunakan di negara republik Indonesia. Dasar

Bahasa Indonesia baku adalah Bahasa melayu riau. Dalam perkembangannya, Bahasa ini mengalami

perubahan akibat penggunaannya sebagai Bahasa kerja di lingkungan mana saja, baik di lingkungan

Pendidikan seperti sekolah, lingkungan masyarakat, dan lingkungan keluarga.

Seiring perkembangannya zaman, Bahasa Indonesia mulai mengalami perubahan seperti munculnya

Bahasa-bahasa baru baik yang berasal dari dalam negeri ini sendiri maupun yang datang dari eksternal

seperti dari negara lain. Di beberapa daerah sudah mulai menggunakan Bahasa seperti ini yang bisa

dibilang sudah menghilangkan Bahasa baku atau Bahasa yang tidak formal. Penggunaan Bahasa tidak

formal bukanlah Tindakan yang salah. Kita boleh saja menggunakan Bahasa yang tidak formal,

namun harus memahami ketentuan yang berlaku. Bahasa tidak formal tidak bisa diimplementasikan di

segala lingkungan. Terkadang ada beberapa pihak dalam bentuk individu maupun kelompok yang

kurang setuju dengan penggunaan Bahasa tidak formal karena dianggap kurang beretika atau tidak

sopan. Memang anggapan ini bisa dibenarkan. Namun kita tetap bisa untuk menggunakan Bahasa

tidak baku, namun harus di lingkungan yang sesuai, misalnya seperti berbicara dengan teman

tongkrongan yang sudah kenal lebih dulu. Jika Bahasa seperti itu digunakan di lingkungan sekolah,

penggunaan Bahasa seperti itu sangat tidak tepat apalagi berbicara dengan orang yang lebih tua

seperti guru, orang kebersihan yang ada di lingkungan sekolah karena sekolah merupakan area atau

wilayah Pendidikan yang dimana kita harus menggunakan Bahasa yang baku dan formal.

Di dunia ini pendidikan merupakan suatu hal yang penting. Pendidikan merupakan salah satu hal yang

dapat membantu kita mencapai cita-cita yang diinginkan. Apalagi di zaman sekarang ini latar

belakang pendidikan menjadi suatu syarat dalam mencari pekerjaan. Bahkan terdapat batasan dalam

jenjang pendidikan yang diminta.

Hal ini semakin membuktikan bahwa pendidikan sangat penting bagi masa depan yang lebih baik.

Terlebih jika kita memiliki beberapa prestasi dalam pendidikan yang kita tempuh. Hal ini justru akan

mempermudah kita untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Bahkan dengan prestasi itulah kita

bisa mendapatkan beasiswa ataupun berkeliling dunia dengan gratis. Sangat bermanfaat, bukan ?

Pendidikan dapat membantu kehidupan kita dari berbagai sisi. Menyadari hal itu, pemerintah pun

telah mengeluarkan program Wajib belajar Sembilan Tahun. Dengan hal ini pemerintah berharap

dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan taraf hidupnya.

Program ini mewajibkan semua warga negara Indonesia yang berusia 7-12 tahun dan 12-15 tahun

untuk menamatkan pendidikan dasar dengan program 6 tahun di SD dan 3 tahun di SLTP secara

merata. Sehingga tidak ada pembedaan baik dari segi suku, ras, agama, latar belakang sosial dan

tingkatan ekonomi. Program ini juga merupakan perwujudan pembukaan UUD 1945 dalam rangka

mencerdaskan kehidupan bangsa. Masyarakat tidak perlu khawatir lagi dalam memikirkan biaya

untuk pendidikan anak-anaknya.

Oleh sebab itu, marilah kita memanfaatkan program Wajib belajar Sembilan Tahun yang telah

diberikan oleh pemerintah dan mengajak seluruh keluarga dan orang terdekat kita untuk mengenyam

pendidikan di bangku sekolah.

Lokasi: Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar